Kamis, 09 Juni 2011

alternatif pengganti bahan bakar minyak

Minyak jarak adalah minyak nabati yang diperoleh dari ekstraksi biji tanaman jarak (Ricinuscommunis).Dalam bidang farmasi dikenal pula sebagai minyak kastroli.Minyak ini serba guna dan memiliki karakter yang khas secara fisik. Pada suhu ruang minyak jarak berfasa cair dan tetap stabil pada suhu rendah maupun suhu sangat tinggi. Minyak jarak diproduksi secara alami dan merupakan trigliserida yang mengadung 90% asam ricinoleat. Minyak jarak juga merupakan sumber utama asam sebasat, suatu asam dikarboksilat.
                    Pemanfaatan minyak jarak dan turunannya (derivat) sangat luas dalam berbagai industri: sabun, pelumas, minyak rem dan hidrolik, cat, pewarna, plastik tahan dingin, pelindung (coating), tinta, malam dan semir, nilon, farmasi (1% dari total produk dunia), dan parfum.Racun ricin merupakan produk sampingan dari proses pengolahan minyak jarak.Sebagai bahan farmasi, minyak jarak atau minyak kastroli (nama yang redundan!) digunakan untuk menetralisasi rasa kembung (konstipasi) dan merangsang pemuntahan. Konsumsi tinggi (di bawah dosis letal) minyak ini pada perempuan yang siap melahirkan dapat menginduksi persalinan.Minyak jarak juga memiliki sejarah kelam dalam bidang politik karena digunakan oleh rezim fasis Italia yang dipimpin diktator Benito Mussolini untuk menyiksa penentang-penentangnya di era Perang Dunia II(wikipedia)
      Minyak jarak menjadi alternatif pengganti bahan bakar minyak di massa mendatang. Sejumlah daerah di Tanah Air, seperti Nusa Tenggara Barat, kini mengembangkan minyak jarak untuk bahan campuran minyak solar Pembangkit Listrik Tenaga Diesel.
      Menurut Salis Aprilian, dari PT Pertamina DOH Kalimantan, tanaman jarak bisa menjadi alternatif untuk pengurangan minyak, terutama solar. ?Minyak jarak memang bagian alternatif untuk pemakaian BBM,? ujarnya dalam diskusi minyak dan gas di Jakarta, Selasa (28/3).
Saat ini, kata dia, untuk program efisiensi pemakaian bahan bakar minyak, minyak jarak menjadi salah satu alternatif. Namun, daerah yang mengembangkan minyak jarak masih sangat sedikit.Menurut Salis, jika dikelola, pemakaian minyak jarak bisa mencapai 30 hingga 40 persen dari total pemakaian bahan bakar di Indonesia.Sejumlah daerah di Tanah Air mengembangkan tanaman jarak untuk alternatif pengganti bahan bakar minyak. Di Nusa Tenggara Barat misalnya, Gubernur Lalu Serinata, telah membuat kebijakan rencana strategi (renstra) 2006 untuk program menanam jarak bagi penduduknya pada areal 430 ri.(berbagai sumber)

                   

Selasa, 31 Mei 2011

khasiat mengkudu

           Riset medis tentang mengkudu dimulai setidaknya pada tahun 1950, ketika jurnal ilmiah Pacific Science melaporkan bahwa buah Mengkudu menunjukkan sifat anti-bakteri terhadap M. pyrogenes, P. Aeruginosa, dan bahkan E. coli yang mematikan itu.Studi dan penelitian tentang Mengkudu terus dilakukan oleh berbagai lembaga penelitian dan univer­sitas. Sejak tahun 1972, Dr. Ralph Heinicke, ahli biokimia terkenal dari Amerika Serikat mulai melakukan penelitian tentang alkaloid xeronine yang terdapat pada enzim bromelain (enzim pada nenas). Ia kemudian menemukan bahwa buah Mengkudu juga mengandung xeronine dan prekursornya (proxeronine) dalam jumlah besar.  Xeronine adalah salah satu zat penting yang mengatur fungsi dan bentuk protein spesifik sel-sel tubuh manusia.
          Tahun 1993, jurnal Cancer Letter melaporkan bahwa beberapa peneliti dari Keio University dan The Institute of Biomedical Sciences di Jepang yang melakukan riset terhadap 500 jenis tanaman mengklaim bahwa mereka menemukan zat-zat anti kanker (damnacanthal) yang terkandung dalam Mengkudu.
Lembaga-lembaga penelitian terkemuka di Perancis, Belanda, Jerman, Irlandia, Jepang, Taiwan, Austria, Kanada, dan bahkan National Academy of Sciences, sebuah pusat kajian ilmu pengetahuan nasional yang prestisius di Amerika Serikat telah melakukan berbagai penelitian tentang Mengkudu. Sementara itu, para peneliti di Uni­versitas Hawaii juga telah melakukan banyak riset tentang Mengkudu, diantaranya riset tentang aktifitas anti-tumor dan anti-kanker Morinda citrifolia yang dimuat pada sebuah jurnal ilmiah (Proc, West Pharmacology Society Journal, vol,37, 1994).
         Survei yang dilakukan oleh Dr. Neil Solomon terhadap 8000 pengguna sari buah Mengkudu (Tahitian Noni) dengan melibatkan 40 dokter dan praktisi medis lainnya menunjukkan bahwa sari buah Mengkudu membantu pemulihan sejumlah penyakit, antara lain : kanker, penyakit jantung, gangguan pencernaan, diabetes, stroke, dan sejumlah penyakit lain yang ditunjukkan pada tabel berikut.
1.meningkatan daya tahan tubuh.
2.menghilangkan rasa sakit
3.mengatur siklus suasana hati
4.anti bakteri
.dan lain-lain

Sabtu, 28 Mei 2011

manfaat ikan lele

Banyak jenis lele yang merupakan ikan konsumsi yang disukai orang. Sebagian jenis lele telah dibiakkan orang, namun kebanyakan spesiesnya ditangkap dari populasi liar di alam. Lele dumbo yang populer sebagai ikan ternak, sebetulnya adalah jenis asing yang didatangkan (diintroduksi) dari Afrika.

Lele dikembangbiakkan di Indonesia untuk konsumsi dan juga untuk menjaga kualitas air yang tercemar. Seringkali lele ditaruh di tempat-tempat yang tercemar karena bisa menghilangkan kotoran-kotoran. Lele yang ditaruh di tempat-tempat yang kotor harus diberok terlebih dahulu sebelum siap untuk dikonsumsi. Diberok itu maksudnya dipelihara pada air yang mengalir selama beberapa hari dengan maksud untuk membersihkannya.

Kadangkala lele juga ditaruh di sawah karena memakan hama-hama yang berada di sawah. Lele sering pula ditaruh di kolam-kolam atau tempat-tempat air tergenang lainnya untuk menanggulangi tumbuhnya jentik-jentik nyamuk.

cuaca ekstrim panca roba

               Perubahan cuaca yang tidak menentu (anomali cuaca) pada tahun ini dapat mengancam ketahanan pangan di sejumlah daerah karena produksi pertanian menurun.akhir-akhir ini di indonesia petani merasa rugi dan bingung karena cuaca di indonesia yang ekstrim membuat petani semakin kelimpungan cuaca ekstrim membuat petani makin miris. dikira kemarau, ternyata hujan berkepanjangan. tanam kacang dan kedele tembakau gagal . kalaupun berhail panen, proses pasca panennya terkendala hujan pula. bertanam padi sangat memungkinkan. tapi petani perlu panduan menghadapi kemungkinan serangan hama dan penyakit ........ agar menghasilkan beras sehat berkualitas.
                  Di sisi lain, tanaman sayuran, padi, dan tembakau di sejumlah daerah rusak hingga hancur karena terkena dampaknya. Pemerintah dinilai kurang peka terhadap masalah ini, padahal dampak susulannya jelas merugikan kalangan pekebun dan petani.

Rabu, 09 Februari 2011

PENGARUH PEMANASAN GLOBAL TERHADAP SIFAT FISIK TANAH

               Iklim di suatu tempat ditentukan oleh sejumlah unsur iklim seperti suhu, lengas udara, curah hujan, kecepatan angin, lama penyinaran matahari, dsb. Sebenarnya beberapa unsur iklim tersebut merupakan interaksi antara sejumlah faktor iklim Iklim merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi pembentukan tanah. Faktor iklim yang dominan terhadap pembentukan tanah adalah curah hujan dan suhu. (Sri Kustanti, 2007)
Pengaruh langsung Iklim terhadap Pembentukan tanah
  1. akumulasi kapur
  2. tanah masam (di wilayah humid)
  3. erosi
  4. pengendapan bahan-bahan tanah ke lapisan bagian bawah
  5. pelapukan, pelindian dan erosi
Pengaruh tidak langsung Iklim terhadap Pembentukan tanah
Hutan (vegetasi dominan daerah humid)  è  profil berkembang  à  banyak horison.
Padang rumput (daerah arid, semi arid)  è  profil tanah sedikit berkembang  à  horison sedikit
Adapun unsur iklim yang dapat mempengaruhi sifat fisik tanah adalah:
  1. Curah hujan
  2. Kelembaban
  3. Temperatur
           Tiga unsur tersebut nantinya akan saling berkiatan pengaruhnya dalam sifat fisik tanah (Martinus, 2003)Pengertian dari pemanasan global adalah meningkatnya temperatur rata-rata bumi sebagai akibat dari akumulasi panas di atmosfer yang disebabkan oleh Efek Rumah Kaca. Panas dari bumi yang seharusnya dipantulkan lagi ke angkasa, tertahan oleh gas-gas rumah kaca yang terkandung dalam atmosfer. Gastersebut antara lain adalah karbon dioksida dan metana.
             Faktor utama penyebab makin meningkatnya gas-gas tersebut adalah perkembangan teknologi yang tidak ramah lingkungan. Kebutuhan manusia terus bertambah. Untuk memenuhi semua kebutuhan tersebut dengan cepat dan efesien, dibutuhkan industri-industri besar. Memang hasilnya bagi manusia sangat menguntungkan, tapi limbah hasil keluaran pabrik itu yang sangat tidak berpihak pada alam. Air, Udara, dan tanah akan tercemar jika tidak ditangani dengan sistem penanggulangan yang berwawasan lingkungan. Meningkatnya jumlah kendaraan berbahan bakar fosil juga akan ikut mempercepat pemanasan global. Asap hasil emisi kendaraan bermotor yang tidak sempurna mengandung karbon dioksida dan karbon monoksida. Dua jenis material tersebut tidak sanggup diserap seluruhnya oleh tumbuhan yang jumlahnya semakin berkurang (Nugroho Nurdikiawan, 2007).
Dampak yang diakibatkan oleh pemanasan global hampir semuanya negatif walaupun ada sebagian kecil dampak positif. Adanya pemanasan global akan berdampak pada perubahan unsur iklim yang ada. Pengaruh iklim terhadap kehidupan sangat besar, namun demikian ini tidak berarti antara iklim dan kehidupan selalu ada kaitan “sebab-akibat”. Manusia tidak bisa merubah iklim, yang bisa dilakukan manusia hanyalah mempengaruhi pengaruh iklim itu. Misalnya dengan menciptakan rumah kaca, membuat hujan buatan, dll.
Ada tiga wujud pengaruh iklim terhadap kehidupan :
1.    Pengaruh apabila suhu tetap, tetapi jumlah hujan berubah
2.    Pengaruh apabila suhu berubah dan jumlah hujan memadai
3.    Pengaruh iklim dalam waktu atau musim
Jika terjadi kemungkinan diatas terjadi maka pengaruhnya terhadap sifat fisik tanah adalah:
  1. curah hujan rendah => pelapukan lambat, sedikit pencucian, warna tanah terang
  2. kelembaban relatif rendah =>sedikit lumut, jamur, dan algae, tanah mudah retak
  3. Kandungan lempung yang tinggi  =>  aerasi buruk, pergerakan air lambat, ketahanan agregat tinggi, pembajakan sulit
  4. Kemiringan lereng curam  =>hilangnya tanah karena erosi, sedikit air yang masuk ke dalam tanah, mengurangi pencucian
  5. Muka air tanah yang tinggi  =>daya pencucian rendah, kecepatan pelapukan rendah
  6. Temperatur rendah/dingin => proses kimia diperlambat, terbentuknya kompos lambat
  7. Akumulasi bahan tanah secara konstan oleh deposisi  => bahan selalu baru untuk membentuk tanah baru
  8. Erosi angin dan air yang hebat terhadap bahan tanah  => memunculkan bahan baru dan pengikisan bahan organik.
Jika semua terjadi maka akhirnya berdampak pada tingkat kesuburan tanah.

Sabtu, 01 Januari 2011

kebijakan

0penetapan kenaikan harga gabah pasti diikuti kenaikan harga pupuk .... Subsidi pupuk organik diberikan pada pabriknya, padahal petani bisa membuat sendiri. Bahkan ... menjelang panen raya ... pemerintah tetapkan tanpa bea masuk untuk impor beras. Mana kebijakan yang pro petani ???